More

    The Let Them Theory Kunci Mengatasi Stres di Tempat Kerja Karya Mel Robbins

    Kurangi stres, fokus pada kendali diri, temukan ketenangan dalam ketidakpastian

    The Let Them Theory Kunci Mengatasi Stres di Tempat Kerja Karya Mel Robbins. Setiap individu memiliki kecenderungan alami untuk mengontrol segala sesuatu di sekelilingnya. Namun, kenyataannya, banyak aspek dalam hidup yang berada di luar kendali. Dalam buku Mel Robbins memperkenalkan gagasan yang sederhana namun sangat efektif teori Let Them. Gagasan ini mengajarkan kesadaran akan batasan kontrol dan mengarahkan fokus pada hal-hal yang benar-benar dapat diatur.

    Apa Itu Teori Let Them?

    Teori Let Them merupakan alat pemikiran yang membantu menentukan apa yang berada dalam kendali dan apa yang tidak. Ketika seseorang berusaha mengendalikan hal-hal yang tidak dapat diatur, hal tersebut hanya akan menyebabkan stres, kecemasan, dan frustrasi. Sebaliknya, dengan menerima bahwa tidak semua hal dapat dikontrol, tekanan yang tidak perlu dapat dihindari.

    Dalam kehidupan sehari-hari, terutama di lingkungan kerja, sering kali muncul situasi yang menuntut kesabaran dan kebijaksanaan dalam menyikapinya. Teori Let Them menjadi cara praktis untuk menghadapi berbagai tantangan yang muncul tanpa harus membiarkan diri larut dalam emosi negatif. Dengan memahami konsep ini, seseorang bisa lebih fokus pada aspek yang benar-benar dapat dikendalikan.

    Penerapan Teori Let Them di Tempat Kerja

    Lingkungan kerja sering kali menjadi sumber utama stres dalam kehidupan sehari-hari. Dari pimpinan yang sulit, rekan kerja yang mengklaim ide orang lain, hingga pelanggan yang kasar, banyak situasi dapat memicu tekanan. Namun, dengan menerapkan teori Let Them, cara merespons situasi tersebut dapat diubah.

    1. Ketika Pimpinan Tidak Menghargai Kerja Keras – Jika pimpinan sedang tidak dalam suasana hati yang baik atau tidak mengakui usaha seseorang, katakan dalam hati, Let them. Biarkan mereka bersikap demikian, karena perilaku orang lain bukan sesuatu yang bisa dikendalikan. Fokus pada hal yang dapat dikontrol, seperti meningkatkan keterampilan dan mencari peluang yang lebih baik.
    2. Ketika Rekan Kerja Mengambil Kredit Atas Ide Orang Lain – Daripada membiarkan hal ini menimbulkan kemarahan, katakan, “Let them.” Biarkan hal tersebut terjadi, tetapi tetap menjaga integritas dan profesionalisme. Pilih untuk berbicara dengan manajer atau tim agar ide-ide dapat diterima dengan semestinya.
    3. Ketika Pelanggan Bersikap Kasar – Jika seorang pelanggan bersikap tidak menyenangkan, ingatlah bahwa itu bukan tentang diri sendiri, tetapi tentang mereka. Katakan, Let them, dan jangan biarkan kata-kata mereka memengaruhi suasana hati. Alihkan fokus pada bagaimana memberikan respons dengan tenang dan profesional.
    Baca Juga:  Cara menggunakan Kotak BCG

    Perbedaan Let It Go dan Let Them

    Sering kali terdengar anjuran untuk let it go atau melupakan sesuatu yang mengganggu. Namun, bagi banyak orang, membiarkan sesuatu berlalu terasa sulit karena disertai dengan perasaan kalah atau menyerah. Inilah perbedaan penting antara let it go dan let them.

    1. Let it go – sering kali memberikan kesan bahwa sesuatu harus diterima begitu saja tanpa perlawanan.
    2. Let them –  memberikan rasa kendali dan superioritas, karena memilih untuk tidak dipengaruhi oleh tindakan orang lain.

    Dengan mengucapkan Let them batasan yang sehat dapat ditetapkan, memungkinkan orang lain bertindak sesuai dengan karakter mereka tanpa perlu terpengaruh secara emosional.

    Bagaimana Menggunakan Let Them Secara Efektif?

    Setiap kali menghadapi situasi yang menegangkan atau menjengkelkan, tanyakan pada diri sendiri.

    1. Apakah situasi ini bisa dikendalikan? – Jika tidak, maka terapkan teori Let Them.
    2. Apakah terlalu banyak energi diberikan pada sesuatu yang tidak bisa diubah – Jika ya, alihkan fokus ke hal-hal yang berada dalam kendali.
    3. Bagaimana cara merespons dengan lebih damai dan positif? – Manfaatkan tiga elemen pokok yang selalu bisa dikendalikan. Pikiran, Tindakan atau keputusan yang diambil, Cara mengelola emosi.

    Menerapkan teori Let Them tidak berarti membiarkan segala sesuatu terjadi tanpa upaya, tetapi lebih kepada memilih pertempuran dengan bijak dan menyesuaikan energi untuk hal-hal yang lebih bermanfaat. Dengan berlatih kesabaran dan penerimaan, seseorang dapat lebih tenang dalam menghadapi berbagai dinamika yang ada di tempat kerja.

    Penutup

    Teori Let Them adalah pendekatan yang sederhana namun efektif untuk mengurangi stres di lingkungan kerja dan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan menerima kenyataan bahwa tidak semua orang dan situasi dapat dikendalikan, beban emosional yang tidak perlu dapat dihindari. Alih-alih terjebak dalam frustrasi, fokus dapat diarahkan pada hal-hal yang benar-benar dapat dikendalikan, sehingga meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.

    Baca Juga:  The Let Them Theory Mengapa Kita Teralihkan oleh Hal yang Tak Bisa Kita Kendalikan? Karya Mel Robbins

    Jadi, ketika pimpinan bersikap tidak adil, rekan kerja tidak bersikap kooperatif, atau pelanggan bersikap kasar ingatlah untuk mengatakan, Let them. Dengan cara ini, ketenangan dalam ketidakpastian dapat ditemukan dan batasan diri dapat dijaga dengan baik.

    Sobat Cox Lovers, semoga teori ini membantu dalam menghadapi berbagai tantangan di dunia kerja! Ingatlah bahwa kebahagiaan dan ketenangan ada dalam kendali diri sendiri, bukan pada bagaimana orang lain bertindak. Teruslah berfokus pada hal-hal yang membawa pertumbuhan dan kesejahteraan dalam hidup.

    Bagikan:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    BERITA TERBARU